Berawal dari sebuah obrolan di sebuah rumah makan tentang seputar kegiatan kampus, tanpa di sadari pembicaraan terus mengalir sampai ketika menyangkut masalah politik yang membuat sebuah pembicaraan semakin menarik. Seperti kata Soe Hok Gie " politik itu kotor seperti lumpur yang sangat pekat, tapi mau tidak mau, suka tidak suka, langsung atau tidak langsung mahasiswa akan terjun ke dalam dunia yang penuh intrik tersebut". Bukan tidak
mungkin politik bersih akan terwujud tergantung dari kita semua mau melaksanakannya atau meninggalkannya, itulah yang jadi pertanyaan sekarang ini. Namun karena politik identik dengan kekuasaan sering kali orang takut melakukan politik bersih karena sering kali politik bersih akan menjauhkan mereka dari kekuasaan.
Hal ini yang membuat sebagian besar para pejabat atau pemimpin atau orang yang
akan memimpin enggan untuk menggunakan politik bersih.
Dunia kampus syarat dengan pembelajaran politik namun dalam kenyataannya dunia kampus sering kali terlibat dengan politik praktis selain itu politik yang berkembang di dunia kampus sekarang ini masih jauh dari bersih, oleh karena itu dunia kampus yang identik dengan kaum intelektual di harapkan menjadi sebuah harapan lahirnya politk bersih yang dapat di kembangkan menjadi sebuah kebiasaan yang dapat di jadikan pedoman dalam berpolitik.
Kebingungan yang terjadi sampai saat ini adalah politik bersih di anggap sebagai racun yang dapat menggangu kestabilan politik nasional. Bertanyaan yang kedua,mana mungkin politik bersih dapat menganggu kestabilan politik nasional?itu merupakan alasan yang sangat tidak
masuk akal. Politik bersih akan merujung dengan kestabilan politik nasional.
Rupanya sangat terlalu jauh saya yang notabene nya sebagai mahasiswa
berkata demikian namun
di balik semua itu hati kecil mengatakan bahwa politik bersih bukan merupakan hal yang mustahil untuk diwujudkan. Untuk saat ini untuk mewujudkan politik bersih di lingkungan kampus merupakan awal untuk mewujudkan cita-cita terciptanya politik bersih di negara ini. Akankah itu terwujud? kita hidup di dunia yang serba mungkin jadi Nothing is Impossible, Just Do It!!Saatnya kebenaran mendapat tempat yang terhormat.
mungkin politik bersih akan terwujud tergantung dari kita semua mau melaksanakannya atau meninggalkannya, itulah yang jadi pertanyaan sekarang ini. Namun karena politik identik dengan kekuasaan sering kali orang takut melakukan politik bersih karena sering kali politik bersih akan menjauhkan mereka dari kekuasaan.
Hal ini yang membuat sebagian besar para pejabat atau pemimpin atau orang yang
akan memimpin enggan untuk menggunakan politik bersih.
Dunia kampus syarat dengan pembelajaran politik namun dalam kenyataannya dunia kampus sering kali terlibat dengan politik praktis selain itu politik yang berkembang di dunia kampus sekarang ini masih jauh dari bersih, oleh karena itu dunia kampus yang identik dengan kaum intelektual di harapkan menjadi sebuah harapan lahirnya politk bersih yang dapat di kembangkan menjadi sebuah kebiasaan yang dapat di jadikan pedoman dalam berpolitik.
Kebingungan yang terjadi sampai saat ini adalah politik bersih di anggap sebagai racun yang dapat menggangu kestabilan politik nasional. Bertanyaan yang kedua,mana mungkin politik bersih dapat menganggu kestabilan politik nasional?itu merupakan alasan yang sangat tidak
masuk akal. Politik bersih akan merujung dengan kestabilan politik nasional.
Rupanya sangat terlalu jauh saya yang notabene nya sebagai mahasiswa
berkata demikian namun
di balik semua itu hati kecil mengatakan bahwa politik bersih bukan merupakan hal yang mustahil untuk diwujudkan. Untuk saat ini untuk mewujudkan politik bersih di lingkungan kampus merupakan awal untuk mewujudkan cita-cita terciptanya politik bersih di negara ini. Akankah itu terwujud? kita hidup di dunia yang serba mungkin jadi Nothing is Impossible, Just Do It!!Saatnya kebenaran mendapat tempat yang terhormat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar