Dalam keadaan ngantuk aku tetap tertuju pada layar pikiranku. Terdengar suara rintikan hujan yang jatuh di atap yang beralaskan asbes sehingga rintikan itu terdengar nyaring. Terdiam aku memikirkan apa yang telah aku perbuatan semalam, aku tetap terdiam untuk mengingat kembali apa yang telah ku perbuat, rasa salah, menyesal tercampur menjadi satu kesatuan yang selalu menggedor hati nuraniku. Inilah aku kawan, terlihat perkasa dengan memegang kuasa tetapi tak kuasa menahan rasa malu ku atas semua yang telah ku perbuat.
Kembali aku terdiam, untuk mengadu kepada sang Pencipta yang akan menjadi jalan pertama dan terakhirku dalam menghilangkan bebanku.Kau lah Satu Tuhan Tempatku mengadu, Aku bersimpuh malu dihadapan-Mu Tuhan.
Senin, 29 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar